PETUALANGAN CERDAS SI KECIL
PETUALANGAN
CERDAS SI KECIL
Oleh: Muhajir Syam
Di sebuah desa kecil yang indah,
tinggal seorang anak perempuan bernama
Shabrina Afiqatunnisa’. Afiqa adalah
seorang anak yang ceria dan selalu penuh dengan keingintahuan. Meskipun
hidupnya sederhana, Afiqah selalu memiliki semangat untuk belajar dan
berpetualang.
Suatu hari, di pagi yang cerah, Afiqah mendengar
cerita dari neneknya tentang pentingnya menabung. Neneknya bercerita tentang
bagaimana menabung dapat membantu seseorang mencapai impian mereka dan
memberikan keamanan di masa depan.
"Menabung seperti menyimpan
harta karun, Nak," kata nenek Afiqah dengan senyum hangat. "Meskipun
hanya sedikit demi sedikit, namun tabunganmu akan tumbuh dan membantumu
mencapai impianmu suatu hari nanti."
Afiqah terpesona dengan cerita
neneknya. Dia merasa seperti sedang mendengarkan kisah petualangan yang
menarik. Dari hari itu, Afiqah mulai berpikir tentang bagaimana dia bisa
memulai petualangan menabungnya sendiri. Afiqah tertarik menabung ke BMT NU
karena terinspirasi dengan anak tetangga yang setiap hari uang tabungannya di
jemput oleh petugas. Setelah Dia menemukan jalan yang pas untuk melampiaskan
keinginannya untuk menabung dan meyakini bahwa dirinya pasti bias menabung,
maka diapun konsultasi pada Umminya.
“Ummi, bagaimana caranya agar Afia
bisa menabung ke BMT seperti Mufid?”
“Kamu harus mendaftar, Nak?” jawab
ibunya.
“Kemana Afiqah harus mendaftar,
Mi?” kembali dia bertanya.
“Ya ke kantornya, Nak. Tapi biar
besok Ummi tanyakan dulu ke petugas yang biasa antar dan jemput tabungan Mufid,
gimana?” sergah Umminya.
“Ya udah, semoga besok bias
langsung daftar ya, Mi?” ujarnya penuh harap.
Ummi Afiqah sangat salut atas
semangat putrinya untuk bias menabung. Diapun sangat senang jika anak-anaknya
terbiasa hidup hemat dan gemar menabung. Sehingga diapun berusaha bagaiamana
keinginan putrinya bisa terwujud. Sebagai orang tua dia sempat berpikir, kalau
putrinya harus menabung ke BMT NU yang dijemput kerumah setiap hari berarti
putrinya harus bisa menyisihkan 5 ribu dari uang jajan hariannya.
“Afiqa…..kesini, Nak!” panggil
Umminya.
“Ia, Ummi. Ada apa Ummi memanggil
Afiqah?” Tanya Afiqah Penasaran.
“Enggak ada apa-apa. Ummi hanya
ingin memastikan saja.” Jawab Umminya singkat.
“Maksud Ummi…?” Afiqah Semakin
penasaran.
“Kamu yakin mau menabung dari uang
jajan harianmu?” Tanya Umminya.
“Ia, Ummi. Afiqah siap berbelanja
sedikit asal bisa menabung.” Jawabnya ber api-api.
Setelah mendengar keseriusan
Putrinya, akhirnya Umminya berusaha menemui petugas BMT NU untuk mendaftarkan tabungan
untuk putrinya. Alangkah bahagianya Afiqah setelah keesokan harinya Umminya
memberikan buku tabungan atas nama dirinya.
“Hore…. Afiqah bisa menabung.”
Afiqa melompat kegirangan.
“Siap jadi orang kaya?” Tanya
Umminya.
“Pasti siap…” Jawabnya singkat.
Paska mendapat buku tabungan, Setiap
hari, setelah pulang sekolah, Afiqah akan mengumpulkan uang receh dari saku bajunya.
Dia tidak lagi menghabiskan uangnya untuk permen atau mainan kecil, melainkan
menyimpannya di buku tabungan yang dia namakan "Petualangan Cerdas Si
Kecil".
Setiap kali Afiqah meletakkan uang di buku tabungan,
dia merasa senang. Setiap koin/selembar kertas ribuan adalah langkah kecil
menuju impian besar Afiqah. Dia membayangkan bagaimana uang di dalam buku
tabungan akan membantunya mewujudkan impian menjadi seorang petualang yang
menjelajahi dunia orang kaya.
Waktu berlalu, dan Afiqah terus menabung dengan
tekun. Meskipun terkadang sulit untuk menahan godaan untuk menghabiskan
uangnya, Afiqah selalu ingat pada impian besar yang ingin dia capai.
Suatu hari, ketika Afiqah membuka buku
tabungannya, dia terkejut dengan jumlah uang yang telah dia kumpulkan. Meskipun
hanya uang receh, namun jumlahnya sudah cukup besar. Afiqah merasa bangga
dengan dirinya sendiri. Dia tahu bahwa petualangan menabungnya telah membawanya
lebih dekat pada impian menjadi seorang petualang sejati.
Dengan hati yang penuh semangat
dan kantong yang penuh dengan tabungan, Afiqah memutuskan untuk memulai
petualangannya. Meskipun mungkin bukan petualangan yang sebesar petualangan di
buku-buku cerita, namun bagi Afiqah, petualangan menabungnya telah memberinya
keberanian dan ketekunan untuk menghadapi dunia di luar sana.
Dengan senyum di wajahnya dan
semangat yang membara di dadanya, Afiqah berangkat untuk menjelajahi dunia yang
indah, membawa dengan dia satu-satunya teman setia, buku
tabungan"Petualangan Cerdas Si Kecil"-nya.

Tulisan perdana di blog perdana, semoga selalu Istiqomah memberi manfaat bagi sesama.
BalasHapus